BANYUASIN, SUMBARONE.ID. – PT Pertamina Gas Operation Central Sumatera Area (Pertagas OCSA) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin dan masyarakat Desa Lubuk Karet menggelar aksi penanaman 155 bibit pohon buah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Sebanyak 155 bibit pohon yang terdiri dari mangga, kelengkeng, dan jambu ditanam secara gotong royong dengan melibatkan perangkat desa, warga, serta Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya meningkatkan ruang hijau di wilayah desa.
Manager Pertagas OCSA, Yudha Prasetya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.
"Penanaman pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian Pertagas OCSA terhadap pelestarian alam. Program penghijauan seperti ini kami laksanakan secara rutin setiap tahun di berbagai wilayah operasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Yudha.
Menurutnya, kegiatan penghijauan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.
Kepala Desa Lubuk Karet, Ali Azwan, mengapresiasi komitmen Pertagas OCSA yang selama ini aktif mendukung pembangunan desa melalui berbagai program sosial dan lingkungan.
"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pertagas OCSA yang terus hadir mendampingi kemajuan Desa Lubuk Karet sejak tahun 2023. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, Dr. Zazili Mustopa, SE., M.Si. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem daerah. Ini merupakan contoh nyata sinergi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," ujar Zazili.
Program penghijauan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Pertagas OCSA. Dengan melibatkan masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15 tentang Ekosistem Daratan, serta SDG 5 mengenai Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan perempuan di tingkat desa.
Melalui kolaborasi ini, Pertagas OCSA berharap upaya pelestarian lingkungan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem di Kabupaten Banyuasin. (DA)
