Foto : Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menyematkan tanda peserta kepada salah satu pelajar saat membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banyuasin Tahun 2026 di Balai Diklat Pemkab Banyuasin, Senin (20/4/2026). (Doc.Red
BANYUASIN, SUMBARONE.ID – Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P, secara resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banyuasin Tahun 2026 di Balai Diklat Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi nasional untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa kepemimpinan guna bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Plt Kepala Kesbangpol Banyuasin Aminuddin, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, jajaran Polres Banyuasin, serta Kodim 0430 Banyuasin.

Pelaksanaan seleksi Paskibraka tahun ini mengacu pada regulasi nasional, termasuk Peraturan Presiden dan Instruksi Presiden, serta kebijakan pemerintah daerah terkait penyelenggaraan Paskibraka.

Sebelumnya, tahapan seleksi tingkat kecamatan telah dilaksanakan sejak 31 Maret 2026 yang dibagi ke dalam delapan zona dari total 21 kecamatan di Kabupaten Banyuasin.

Sebanyak 552 pelajar terbaik dari berbagai sekolah mengikuti seleksi awal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 peserta berhasil lolos ke tingkat kabupaten, terdiri dari 59 putra dan 51 putri.

Mereka akan bersaing memperebutkan 30 kuota utama untuk menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Banyuasin Tahun 2026. Peserta terbaik juga berpeluang mewakili Banyuasin pada seleksi tingkat Provinsi Sumatera Selatan hingga tingkat nasional.

Rangkaian seleksi berlangsung pada 20 hingga 23 April 2026, meliputi verifikasi administrasi, tes wawasan kebangsaan, pemeriksaan kesehatan, parade dan baris-berbaris, kesamaptaan jasmani, serta wawancara. Beberapa tahapan seleksi juga dilakukan secara digital melalui akun resmi masing-masing peserta.

Tim seleksi melibatkan unsur Purna Paskibraka Indonesia (PPI), TNI, dan Polri, dengan pusat kegiatan berada di Aula Rumah Dinas dan Lapangan Upacara Pemkab Banyuasin.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan tempat penginapan bagi peserta. Peserta putra ditempatkan di Rumah Tahfiz Al-Qur’an, sedangkan peserta putri menempati Rumah Dinas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Netta Indian menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter generasi muda yang akan menjadi representasi bangsa di masa mendatang.
“Seleksi ini adalah ruang pembinaan. Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan. Ikuti setiap tahapan dengan disiplin, integritas, dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama proses seleksi berlangsung, serta membangun solidaritas dan kebersamaan antar peserta.

Program seleksi Paskibraka secara nasional sendiri merupakan bagian dari strategi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi kenegaraan dalam upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di berbagai tingkatan pemerintahan. (Iqb)

Editor : Andrian