| Foto : Seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Banyuasin menikmati menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dalam kelas. Program ini terus didorong untuk meningkatkan kualitas rasa, variasi menu, serta tampilan makanan agar lebih diminati anak-anak. (Doc.Red) |
BANYUASIN, SUMBARONE.ID — Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, mengimbau seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk terus melakukan inovasi dalam penyajian menu makanan bagi para penerima manfaat program MBG.
Imbauan tersebut disampaikan usai pelaksanaan evaluasi program yang telah berjalan hampir satu tahun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum kandungan gizi dalam menu yang disajikan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Namun demikian, dari sisi variasi dan cita rasa, menu makanan dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih menarik, khususnya bagi anak-anak.
Menurut Erwin, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari terpenuhinya standar gizi, tetapi juga dari tingkat penerimaan makanan oleh peserta didik. Ia menekankan bahwa siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA cenderung lebih tertarik pada rasa dan tampilan makanan yang disajikan.
“Inovasi dalam penyajian menu menjadi kunci agar makanan bergizi dapat dikonsumsi secara optimal oleh para penerima manfaat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tampilan menu yang menarik dan rasa yang lezat akan mendorong anak-anak untuk menghabiskan makanan yang diberikan, sehingga tidak ada makanan yang terbuang dan tujuan program dapat tercapai secara maksimal.
Selain aspek rasa dan tampilan, Erwin juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan serta keamanan pangan dalam proses pengolahan makanan. Ia menegaskan bahwa standar higienitas harus diterapkan secara konsisten guna menjamin kesehatan para penerima manfaat program MBG.
Pemerintah daerah melalui Satgas MBG, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap operasional SPPG. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur MBG menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Banyuasin semakin efektif dalam meningkatkan status gizi anak-anak. Program ini juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Sinergi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan masyarakat pun dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. (Iqb)
Editor : Andrian