MUSI BANYUASIN, SUMBARONE.ID — Kasus pembunuhan menggemparkan terjadi di wilayah Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Seorang pria berinisial PS (35), warga Desa Teluk Kijing II, ditemukan tewas dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah pondok yang berada di lahan kebun kelapa sawit milik PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami sejumlah luka robek di bagian kepala belakang, leher, punggung, bahu, pelipis hingga lengan. Luka-luka tersebut diduga akibat serangan senjata tajam dan menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim AKP M. Wahyudi melalui Kasi Humas AKP S. Hutahaean membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polsek Keluang. Korban meninggal dunia dengan luka serius akibat kekerasan benda tajam,” ujarnya.
Pelaku diketahui berinisial DC (28), warga Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais. Ia berhasil diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya mengakui perbuatannya kepada warga.
“Pelaku diamankan setelah adanya informasi dari masyarakat mengenai seorang pria dengan luka di tangan kiri yang mengaku telah melakukan pembunuhan. Anggota langsung bergerak dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polsek Keluang,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penangkapan pelaku merupakan hasil kerja sama tim gabungan antara Satreskrim Polres Musi Banyuasin dan Polsek Keluang yang bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah menghabisi nyawa korban. Aksi tersebut diduga dipicu rasa takut karena merasa terancam oleh korban.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian milik pelaku serta sarung senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
“Kasus ini masih terus kami dalami,” tutupnya. (*/DA)