| Foto : Wakapolda Sumatera Selatan Brikjen Pol Rony Samtana, S.I.K, M.T.C.P menyerahkan cinderamata kepada perwakilan peserta PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 dalam kegiatan pembukaan yang digelar di Auditorium Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Palembang, Senin (13/4/2026). (ist) |
PALEMBANG, SUMBARONE.ID — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi strategis nasional melalui kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan keamanan dengan agenda prioritas nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan dan kedaulatan energi.
Pembukaan kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (13/4/2026), dipimpin oleh Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K, M.T.C.P yang mewakili Kapolda Sumsel Sandi Nugroho.
Dalam sambutannya, Wakapolda menyambut rombongan peserta Sespimti Polri yang dipimpin Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Irjen Pol Abioso Seno Aji, S.I.K, M.H. Ia menegaskan bahwa kehadiran peserta PKDN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran strategis bagi calon pimpinan tinggi Polri dan TNI.
Program PKDN sendiri bertujuan membekali peserta dengan kemampuan analisis dan konseptual dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan. Melalui pendekatan lintas sektoral, para peserta diarahkan untuk merumuskan solusi strategis terhadap berbagai persoalan keamanan dan pembangunan di daerah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendorong transformasi Polri yang Presisi, dengan fokus pada penguatan kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan PKDN, peserta akan mengkaji sejumlah isu strategis di Sumatera Selatan, mulai dari perlindungan investasi, pengelolaan sumber daya alam, hingga penguatan sinergi antarinstansi. Posisi Sumatera Selatan sebagai wilayah strategis di sektor energi dan pangan menjadikannya lokasi pembelajaran yang relevan dan aplikatif.
“Kepemimpinan Polri ke depan harus adaptif dan kolaboratif, mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan nasional, termasuk di sektor pangan dan energi,” tegas Rony.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K, M.H menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi mitra pembelajaran yang terbuka dan konstruktif.
“Kami mendukung penuh kegiatan PKDN sebagai bagian dari upaya mencetak pimpinan Polri yang responsif terhadap tantangan global dan nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri pejabat utama Polda Sumsel, widyaiswara Lemdiklat Polri, serta perwakilan instansi terkait. Acara ditutup dengan sesi pendalaman materi dan penyerahan cinderamata.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas kepemimpinan Polri guna mewujudkan institusi yang profesional, modern, dan terpercaya dalam mendukung pembangunan nasional. (*)