TALAMAU, – Kabar gembira datang dari Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Wilayah yang dikenal sebagai benteng hijau ini resmi terpilih sebagai salah satu penerima "Nagari Creative Hub", program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang digagas oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko Ruseimy sejak tahun 2024.
Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 410–236–2026, yang menetapkan total 10 nagari/desa sebagai lokus program Nagari Creative Hub tahun 2026. Nagari Sinuruik menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Pasaman Barat yang terpilih dalam program strategis ini.
Perjuangan Melalui Tiga Tahapan Kunci
Terpilihnya Nagari Sinuruik bukan tanpa proses. Pemerintahan nagari telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan profesional, antara lain:
1. Tahap Rekomendasi:
Segala sesuatu bermula dari kepercayaan. Nagari Sinuruik mendapatkan rekomendasi resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat sebagai bentuk pengakuan awal atas potensi besar yang dimiliki wilayah ini.
2. Tahap Wawancara Virtual:
Pemerintahan Nagari Sinuruik kemudian mengikuti tahap wawancara yang dilakukan oleh tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat. Proses ini berjalan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan nagari juga memaparkan materi secara detail mengenai potensi, visi, dan kesiapan wilayah.
3. Tahap Visitasi Lapangan:
Sebagai penutup rangkaian seleksi, tim teknis Nagari Creative Hub dari Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan langsung ke lokasi. Mereka melihat secara nyata kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta potensi alam dan budaya yang ada di Nagari Sinuruik.
Daftar 10 Nagari Lokus Nagari Creative Hub Tahun 2026
Adapun 10 nagari yang ditetapkan sebagai lokus program ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat, yaitu:
1. Nagari Sinuruik – Kabupaten Pasaman Barat
2. Nagari Sungai Duo – Kabupaten Dharmasraya
3. Nagari Lubuk Gadang Utara – Kabupaten Solok Selatan
4. Nagari Sumpur Kudus – Kabupaten Sijunjung
5. Nagari Koto Baru – Kabupaten Solok
6. Nagari Talaok – Kabupaten Pesisir Selatan
7. Nagari Cubadak Mentawai – Kota Pariaman
8. Nagari Panti Selatan – Kabupaten Pasaman
9. Nagari Koto Tangah – Kabupaten Agam
Program Unggulan yang Mengubah Wajah Nagari
Nagari Creative Hub bukan sekadar program biasa, melainkan inisiatif strategis yang bertujuan mendongkrak perekonomian nagari dengan memanfaatkan teknologi digital dan potensi lokal. Program ini telah terbukti berhasil di beberapa lokasi percontohan, mampu menggerakkan UMKM, memperluas pasar produk lokal, dan memberdayakan generasi muda.
Melalui program ini, Nagari Sinuruik akan memiliki pusat kegiatan modern yang difungsikan sebagai ruang kreativitas dan kolaborasi. Fasilitas ini nantinya tidak hanya menjadi gedung biasa, tetapi menjadi "jantung" baru bagi pertumbuhan ekonomi dan teknologi di wilayah tersebut.
Beberapa fasilitas dan manfaat yang akan dinikmati masyarakat antara lain:
Akses Internet Gratis: Membuka akses seluas-luasnya bagi warga untuk terhubung dengan dunia luar.
Ruang Kerja & Diskusi: Tempat yang nyaman bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan mengembangkan ide bisnis.
Etalase Produk Digital: Memudahkan hasil bumi dan kerajinan lokal seperti rotan, serai wangi, hingga produk budaya untuk dikenal pasar nasional bahkan internasional.
Pusat Pemberdayaan: Mendorong pelaku UMKM naik kelas dan bertransformasi ke arah digitalisasi.
Komitmen Menjaga Alam dan Budaya
Sementara itu, Dasril B, S.Pd, Sekretaris Nagari (Sekna) Sinuruik, menegaskan visi jangka panjang pembangunan wilayahnya.
"Sebagai nagari yang memiliki kawasan hutan dan sawah yang luas, kedepan Sinuruik harus menjadi nagari yang berwawasan lingkungan dan selalu melestarikan budaya serta adat setempat," ujar Dasril B, S.Pd.
Pernyataan ini sejalan dengan hadirnya Creative Hub yang diharapkan dapat membawa kemajuan tanpa mengorbankan kekayaan alam dan nilai-nilai luhur yang telah dijaga selama berabad-abad.
Langkah Strategis Membangun Desa
Kepala pemerintahan dan pemangku adat setempat menyambut baik keputusan ini. Mereka menilai, terpilihnya Sinuruik sebagai lokasi program unggulan ini adalah langkah tepat untuk menjawab tantangan zaman.
Frianton, Wali Nagari Sinuruik yang telah memimpin selama dua periode (2014-2020 dan 2023-2029), menyatakan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan.
"Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap potensi alam dan budaya yang kita miliki bisa dikelola dengan cara yang modern. Anak muda tidak perlu merantau jauh untuk berkarya, karena di Sinuruik pun sudah tersedia wadah yang memadai," ujar Frianton.
Ia juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi memajukan nagari tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang ada.
Sinergi Alam dan Teknologi
Terpilihnya Nagari Sinuruik dalam program ini juga menjadi bukti bahwa pelestarian alam dan kemajuan teknologi bisa berjalan beriringan. Di tengah hutan yang masih lestari dan kaya sejarah sejak tahun 1500 Masehi ini, kini akan tumbuh pusat inovasi yang membawa kesejahteraan bagi warga.
Dengan adanya Nagari Creative Hub, Sinuruik siap melangkah lebih jauh menjadi nagari yang mandiri, kreatif, dan sejahtera, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur adat dan budaya yang sudah ada selama berabad-abad.(Roland Mangkuto Sutan)
