Foto :Kapolsek Betung AKP Riady Sasongko bersama personel gabungan dari Polsek Betung, Dishub, Koramil, dan Satpol PP saat melaksanakan pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Simpang Tiga Tugu Polwan, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Jumat (20/03/2026) malam. (Red)

BANYUASIN, SUMBARONE.ID – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H, jajaran Polsek Betung Polres Banyuasin melaksanakan pengamanan intensif di Simpang Tiga Tugu Polwan, Kecamatan Betung, Jumat (20/03/2026) malam.

Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Betung AKP Riyadi Sasongko, dengan melibatkan personel gabungan lintas instansi. Selain dari Polsek Betung, pengamanan juga didukung oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Puskesmas Betung Kota, serta Koramil Betung.

Simpang Tiga Tugu Polwan dipilih sebagai salah satu titik fokus pengamanan karena merupakan jalur strategis yang menghubungkan arus lalu lintas dari dan menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuasin, serta menjadi titik kumpul masyarakat dalam melaksanakan takbir keliling.

Kapolsek Betung AKP Riady Sasongko, SH mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan langkah antisipasi terhadap lonjakan aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kemacetan, bahkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Setiap tahun, malam takbiran selalu diwarnai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik yang melakukan takbir keliling maupun yang sekadar berkumpul di pusat-pusat keramaian. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan semua berjalan aman dan tertib,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi pengamanan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di titik-titik rawan kemacetan, hingga patroli mobile untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Kami menempatkan personel di beberapa titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung. Selain itu, patroli juga terus dilakukan guna meminimalisir potensi gangguan seperti balap liar, konvoi berlebihan, maupun penggunaan petasan yang dapat membahayakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Riady Sasongko menegaskan bahwa sinergitas antarinstansi menjadi kunci dalam keberhasilan pengamanan malam takbiran. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta unsur TNI sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Pengamanan ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan adanya dukungan dari Dishub, Satpol PP, tenaga kesehatan, dan Koramil, kami optimistis situasi dapat tetap terkendali,” tambahnya.

Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, petugas juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penanganan kondisi darurat kesehatan melalui kehadiran tim medis dari Puskesmas Betung Kota.

Kapolsek Betung juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan cara yang positif, tidak melakukan konvoi secara berlebihan, tidak menggunakan knalpot brong, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar turut mengawasi anak-anaknya, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berisiko.

“Kami berharap peran aktif orang tua untuk memastikan anak-anaknya tidak ikut dalam kegiatan yang membahayakan, seperti balap liar atau konvoi tanpa pengamanan,” lanjutnya.

Dengan pengamanan yang maksimal serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pelaksanaan malam takbiran di Kecamatan Betung dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh khidmat, sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan rasa nyaman dan penuh suka cita. (DA)