| Foto : Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA mewakili Bupati Muba menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2026 di Aula Alex Noerdin Polres Muba, Senin (9/3/2026), bersama Wakapolres Muba Kompol Iwan Wahyudi SH dan unsur TNI guna membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan Idul Fitri 1447 H. (ist) |
SEKAYU, SUMBARONE.ID – Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. M. Toha Tohet, S.H., yang diwakili Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Musi-2026” di Kabupaten Musi Banyuasin.
Rakor tersebut digelar pada Senin (9/3/2026) di Aula Alex Noerdin Polres Muba. Kegiatan ini membahas berbagai langkah strategis dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mulai dari kesiapan personel, pendirian pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan), hingga penguatan sinergi antarinstansi terkait.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah menegaskan pentingnya koordinasi yang baik antarinstansi guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama masa mudik Lebaran.
“Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dapat meningkatkan koordinasi, sehingga pembagian tugas yang telah ditentukan bisa dilaksanakan dengan baik. Dengan demikian para pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya monitoring secara intensif di setiap pos pengamanan dan pos pelayanan yang didirikan selama pelaksanaan operasi berlangsung.
“Kita akan melakukan monitoring di Pos Pam dan Pos Yan. Mudah-mudahan melalui rakor ini seluruh rencana yang telah disusun dapat berjalan lancar dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakapolres Muba Kompol Iwan Wahyudi SH menjelaskan bahwa Polres Muba bersama jajaran akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi “Ketupat Musi 2026”.
Menurutnya, operasi tersebut mengedepankan kegiatan pencegahan yang didukung oleh kegiatan intelijen serta penegakan hukum, dengan melibatkan berbagai instansi terkait dan mitra kamtibmas.
“Operasi ini bertujuan untuk menjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, sholat tarawih hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Selain itu juga untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran, menjaga ketertiban serta kelancaran lalu lintas, mencegah tindak kriminalitas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Hari Raya,” tandasnya.