Foto : Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, SP bersama Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, SE., MM dan para pengurus Partai Golkar serta tamu undangan saat menghadiri Yasinan dan Doa Bersama mengenang almarhum Alex Noerdin yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Palembang, Jumat (27/02/2026). (ist)
PALEMBANG, SUMBARONE.ID — Suasana haru dan khidmat menyelimuti kediaman Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, Jumat (27/02/2026). Sejumlah tokoh masyarakat, kader partai, serta anak-anak yatim piatu berkumpul dalam rangka Yasinan dan Doa Bersama mengenang wafatnya Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018, Alex Noerdin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Banyuasin itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh besar Bumi Sriwijaya.

Dalam sambutannya, Netta menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar almarhum, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan secara luas.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melaksanakan Yasin dan doa untuk almarhum Bapak Alex Noerdin, pelopor berobat gratis di Sumsel. Beliau adalah sosok yang memiliki dedikasi besar untuk masyarakat,” ungkap Netta.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang digagas almarhum semasa menjabat sebagai Gubernur Sumsel telah memberikan dampak nyata, terutama di sektor pelayanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur. Program berobat gratis yang menjadi salah satu legacy beliau dinilai sangat membantu masyarakat kecil dalam memperoleh akses layanan kesehatan.

Momentum kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah semakin menambah kekhusyukan acara. Selain Yasinan dan doa bersama, kegiatan juga dirangkai dengan buka puasa bersama pengurus Partai Golkar serta santunan kepada anak-anak yatim piatu.
“Tepat di Bulan Suci Ramadan ini, kita juga melaksanakan buka bersama dengan pengurus Partai Golkar dan anak-anak yatim piatu sekaligus mempererat silaturahmi,” tambah Netta singkat.

Sementara itu, Andie Dinialdie dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir untuk mendoakan almarhum. Ia menyebut kepergian Alex Noerdin sebagai kehilangan besar, khususnya bagi keluarga besar Partai Golkar.
“Kehilangan beliau merupakan duka bersama bagi Partai Golkar. Beliau adalah teladan bagi seluruh pengurus Partai Golkar. Dedikasi dan perjuangan beliau dalam membesarkan partai serta membangun Sumatera Selatan patut kita lanjutkan,” ujar Andie di hadapan para tamu undangan.

Sebagaimana diketahui, selain pernah menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode, almarhum juga pernah memimpin DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan selama kurun waktu 2004–2020. Kiprah panjangnya di dunia politik dan pemerintahan menjadikannya salah satu figur sentral dalam perjalanan pembangunan Sumatera Selatan modern.

Acara berlangsung penuh kekhusyukan, diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Suasana haru terasa ketika para undangan bersama-sama memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa-dosanya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Kemas Muhammad Ali. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen Ramadan sebagai waktu memperbanyak amal ibadah, mempererat ukhuwah, serta mengambil hikmah dari setiap peristiwa kehidupan, termasuk kepergian seorang tokoh besar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pengabdian dan nilai-nilai perjuangan yang telah ditanamkan almarhum Alex Noerdin dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus demi kemajuan Sumatera Selatan. (*/DA)