| Foto :Petugas lalu lintas melakukan pengaturan arus kendaraan saat proses evakuasi truk tronton tangki bermuatan CPO yang terperosok dan melintang di Jalan Lintas Palembang–Jambi, Dusun 4 Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat, Rabu (11/2/2026) pagi. (Doc.Red) |
GAJAH MATI, MUBA, SUMBARONE.ID – Sebuah truk tronton tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) dengan berat 25,7 ton terperosok di bahu jalan dan melintang di Jalan Lintas Palembang–Jambi, tepatnya di Dusun 4 Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat, perbatasan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kendaraan dengan nomor polisi BM 9553 FU tersebut diketahui membawa CPO pH tinggi dari pabrik SON Palembang yang rencananya akan dikirim menuju Pelabuhan Talang Duku, Jambi.
Berdasarkan keterangan sopir truk, Imran (50), insiden terjadi saat dirinya hendak memutar balik kendaraan. Ia mengaku sebelumnya sempat singgah di sebuah rumah makan dan baru menyadari telepon genggamnya tertinggal.
“Saya habis dari rumah makan, lalu teringat handphone tertinggal. Saat mau putar balik dan mundur, ban belakang terperosok ke bahu jalan. Karena muatan berat, truk tidak bisa naik lagi dan bagian kepala truk jadi memakan sebagian badan jalan,” ujar Imran.
Akibat kejadian tersebut, posisi kepala truk melintang dan menutup sebagian ruas jalan nasional, sehingga arus lalu lintas dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya sempat mengalami perlambatan.
Petugas lalu lintas dari Pos Lantas Sukamaju dibantu personel Pos Lantas Simpang Gas Peninggalan Polres Musi Banyuasin serta Pos Lantas Musi Indah Polres Banyuasin langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.
Kepala Pos Lantas Sukamaju Polres Muba, Aiptu Samosir, mengatakan pihaknya segera melakukan langkah cepat guna mencegah kemacetan panjang serta potensi kecelakaan lanjutan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan melakukan koordinasi evakuasi kendaraan. Saat ini proses penarikan truk masih berlangsung dengan bantuan Excavator. Kami imbau para pengendara agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tegas Aiptu Samosir.
Ia juga mengingatkan para sopir kendaraan angkutan berat agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver, terutama di jalur padat dan dengan kondisi muatan penuh.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih dilakukan dan arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup untuk menghindari kemacetan parah di jalur strategis penghubung Sumatera Selatan dan Jambi tersebut. (DA)