| Foto : Humas PT HKI Proyek Tol Paltung, Chandra Irawan (tengah), bersama jajaran kepolisian saat meninjau lokasi pengerjaan jalan layang di STA 111+250 Jalan Tol Trans Sumatera Seksi 3 Paltung, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Banyuasin, Jumat (30/1/2026), terkait rencana rekayasa lalu lintas sistem buka-tutup selama pemasangan beton.(ist) |
BETUNG, BANYUASIN, SUMBARONE.ID — Pengerjaan overpass di STA 111+250 Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Seksi 3 Paltung mengalami perubahan jadwal. Jika sebelumnya direncanakan berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026, kini pekerjaan tersebut diundur menjadi Sabtu, 31 Januari hingga 4 Februari 2026
Humas PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Proyek Tol Paltung, Chandra Irawan, mengatakan pengerjaan jalan layang yang akan dilakukan merupakan tahap pemasangan balok cor beton yang melintas di atas Jalan Nasional KM 69–71 Tebing Dayat, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung.
“Karena pekerjaan dilakukan di atas jalan nasional, maka akan diterapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup,” ujar Chandra saat ditemui di Workshop HKI, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, pengerjaan awal tahap akan dimulai pada Sabtu malam (31/1/2026) pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB (1/2/2026). Operasional pekerjaan dihentikan sementara pada Minggu (1/2/2026), kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 2 hingga 4 Februari 2026 dengan jam kerja yang sama, yakni malam hingga dini hari.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, sistem buka-tutup akan terfokus pada dua titik utama. Dari arah Palembang, pengaturan lalu lintas dilakukan di Simpang “Y” Tugu Polwan Taman Kota, Kelurahan Betung. Sementara dari arah Jambi, fokus dilakukan di wilayah SPN Polda Sumsel, Desa Bukit, Kecamatan Betung.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, SIK melalui Kapolsek Betung AKP Riyadi Sasongko menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan panjang selama proses pemasangan balok beton.
“Untuk menghindari antrean kendaraan yang panjang, seluruh kendaraan besar saat pemberlakuan buka-tutup akan diarahkan ke 10 kantong parkir yang telah disiapkan, termasuk di area terminal dan rumah makan terdekat,” jelas AKP Riyadi.
Ia menambahkan, Polres Banyuasin akan menurunkan sekitar 45 personel guna mengatur arus lalu lintas di lokasi pekerjaan. Pihaknya juga mengimbau para pengendara agar mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan.
“Kami mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas di jam yang telah dijadwalkan. Silakan manfaatkan kantong parkir untuk beristirahat demi keselamatan dan kelancaran bersama,” tegasnya.
Para pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan selama masa pengerjaan jalan layang tersebut guna menghindari kemacetan panjang di sepanjang jalur lintas Palembang–Jambi. (DA)